Dampak Lingkungan Pertambangan & Oil and Gas

Posted: 15 Desember 2010 in Nature

Berbicara tentang potensi dan dampak yang ditimbulkan oleh industry MIGAS dan PERTAMBANGAN sama-sama memiliki tingkat potensi pencemar yang tinggi. Berbicara soal daerah terkena dampak langsung bisa dikatakan industry PERTAMBANGANGAN lebih tinggi apalagi jika itu merupakan penambangan dengan cara open pit atau tambang terbuka –  dampaknya akan langsung terlihat pada saat pembukaan lahan (land clearing ), pembukaan tanah penutup, proses dumpingan dan lain-lain. Hal ini belum lagi dari urutan-urutan pada saat proses penambangannya seperti limbah air PIT (waste water PIT) yang cendrung asam dan tingkat suspensi soil yang tinggi atau TSS, kandungan logam berat di air, debu, getaran, kebisingan.

Beda halnya dengan MIGAS, dampak  langsungnya tidak begitu langsung terlihat, karena selain tidak membutuhkan pembukaan lahan skala luas, juga dalam proses produksinya tidak menyebabkan penyebaran pencemaran yang langsung.

Dalam dunia MIGAS proses-proses yang berdampak signifikan antara lain adalah seperti saat drilling berlangsung, potensi pencemaran dari lumpur pemboran, gas-gas yang dihasilkan dari proses prokuksi, air terproduksi (ini merupakan air yang ikut terpompa saat proses penggambilan minyak mentah dan gas), biasanya diproses di instalasi khusus seperti water treatment plan (WTP) kemudian apabila ada kebocoran pipa yang menyebabkan tumpahan minyak mentah tumpah di tanah, sungai atau laut.

Dalam dunia MIGAS paling banyak berhadapan dengan gas-gas pencemar seperti CO2 yang tinggi, SOx, NOx dan gas-gas beracun lainnya yang ikut keluar dari hasil produksi.

Kita tidak bisa menghilangkan efek dari kegiatan-kegiatan tersebut. Bagi beberapa LSM lingkungan biasanya menuntut untuk tindakan menghilangkan efek-efek buruk dari kegiatan industry – seharusnya dalam menyikapi ini kita perlu berpikir bijak, bukan berarti industrinya di larang beroperasi. Setiap kegiatan ada efek negatifnya, tapi yang perlu dilaksanakan oleh pihak-pihak industry adalah bagaimana improve kita untuk menekan dan meminimalisasi setiap dampak yang akan timbul.

Contoh, air terproduksi dari kegiatan penggambilan minyak mentah. Setelah dilakukan treatment maka air tersebut bisa kita injeksikan lagi kedalam sumur khusus injeksi (masuk kedalam reservoir) sehingga air tersebut tidak mencemari sungai atau air tanah.

Tumpahan minyak mentah ditanah dapat kita bioremidiasi sebelum kita kembalikan ke lingkungan bebas, kemudian gas-gas beracun dapat kita reduce sehingga lebih bersahabat dengan alam.

Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan bumi dan tentunya bisa sejalan dengan proses industry. Makanya mari kita selalu improve agar kedepan kita akan banyak mendapatkan solusi untuk bumi kita tercinta. Amin

 

Note. Mohon maaf jika ketersediaan informasi soal oil & gas minim, saya masih terus improve soal penanganan masalah lingkungan di sector ini. Maklum besar di industry Pertambangan hehehe…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s